Endrick Bersinar di Lyon Pasca-Pinjam dari Madrid. Endrick Felipe sedang menjadi sorotan utama di Ligue 1 setelah pindah pinjam dari Real Madrid ke Olympique Lyon pada Januari 2026. Talenta muda Brasil berusia 19 tahun ini langsung bersinar di klub barunya, mencetak 4 gol dan 1 assist hanya dalam tiga pertandingan pertama. Puncaknya terjadi saat ia mencetak hat-trick pertama dalam kariernya saat Lyon menang telak 5-2 atas Metz pada akhir Januari 2026. Performa impresif ini membuktikan bahwa keputusan pinjam dirinya ke Lyon—demi mencari menit bermain lebih banyak—sangat tepat. Endrick, yang sempat kesulitan mendapatkan kesempatan di Madrid, kini menunjukkan mengapa ia pernah disebut sebagai salah satu prospek terbaik dunia. Dengan gol-golnya, Lyon semakin dekat ke zona Liga Champions, sementara Endrick sendiri memperkuat peluangnya masuk skuad Brasil untuk Piala Dunia 2026. REVIEW FILM
Awal yang Gemilang di Lyon: Endrick Bersinar di Lyon Pasca-Pinjam dari Madrid: Endrick Bersinar di Lyon Pasca-Pinjam dari Madrid
Endrick resmi bergabung dengan Lyon pada awal Januari 2026 dalam kesepakatan pinjam hingga akhir musim tanpa opsi beli. Langsung diberi kepercayaan starter oleh pelatih Paulo Fonseca, ia membalas dengan performa luar biasa. Debutnya di Ligue 1 berakhir dengan kemenangan tandang atas Lille, di mana Endrick mencetak gol kemenangan. Di laga kedua melawan Brest, ia menyumbang assist krusial dalam kemenangan 2-1.
Puncaknya datang melawan Metz: Endrick mencetak hat-trick (menit 11, 45+1, dan 87 dari penalti) dalam kemenangan 5-2. Ia bahkan sempat mencetak gol keempat yang dianulir, menunjukkan betapa dominannya ia di laga tersebut. Statistiknya mencengangkan: 4 gol dan 1 assist dari 3 laga, dengan expected goals sekitar 3.1 dan tembakan akurat tinggi. Endrick rata-rata mencetak 1,03 gol per 90 menit—jauh lebih baik dibandingkan catatannya di Madrid (0,67 gol per 90 menit dari waktu bermain terbatas).
Fonseca memposisikannya fleksibel: mulai dari sayap kanan untuk memotong ke dalam dengan kaki kiri andalannya, lalu kembali ke posisi striker sentral melawan Metz. Adaptasi cepat ini membuat Endrick terlihat lebih percaya diri, agresif, dan klinis di depan gawang.
Alasan Sukses dan Dampak bagi Karier: Endrick Bersinar di Lyon Pasca-Pinjam dari Madrid: Endrick Bersinar di Lyon Pasca-Pinjam dari Madrid
Pinjam ke Lyon terbukti jadi langkah tepat setelah Endrick hanya bermain 946 menit di Real Madrid selama 18 bulan lebih—termasuk hanya 11 menit di LaLiga musim ini. Di Madrid, ia kesulitan bersaing dengan nama-nama besar seperti Vinícius Júnior, Rodrygo, dan Mbappé. Di Lyon, ia mendapat kepercayaan penuh sebagai starter reguler, yang langsung meningkatkan ritme dan kepercayaan dirinya.
Endrick sendiri mengakui kepindahan ini bukan kesalahan: “Ini baru permulaan. Lyon tim hebat, dan semuanya seperti yang dibayangkan.” Ia juga menyebut Fonseca berperan besar meyakinkannya, sementara Carlo Ancelotti mendukung langkah ini demi perkembangannya. Dengan performa ini, Endrick memperkuat peluang masuk skuad Brasil untuk Piala Dunia 2026—target yang ia sebut sebagai mimpi besar.
Bagi Lyon, Endrick jadi suntikan energi besar di lini depan. Tim yang sedang berjuang di papan tengah Ligue 1 kini punya ancaman gol baru, dan pelatih Fonseca bahkan ingin memperpanjang pinjamannya. Namun, Real Madrid tetap tegas: Endrick bagian dari rencana jangka panjang mereka hingga 2030, dan pinjam ini murni untuk pengembangan.
Kesimpulan
Endrick sedang menjalani babak baru yang gemilang di Lyon pasca-pinjam dari Real Madrid. Dengan 4 gol dan 1 assist dalam tiga laga pertama—termasuk hat-trick perdana kariernya—ia membuktikan bahwa menit bermain reguler adalah kunci bagi talenta mudanya berkembang. Performa ini tidak hanya membantu Lyon mendekati zona Liga Champions, tapi juga memperkuat posisinya di mata pelatih Brasil dan Real Madrid. Endrick kini terlihat lebih percaya diri, tajam, dan siap bersaing di level tertinggi. Keputusan pinjam ini terbukti tepat, dan jika ia terus seperti ini, masa depannya akan semakin cerah—baik di Madrid maupun di panggung internasional. Talenta yang pernah dibandingkan dengan Ronaldo dan Pelé kini mulai menunjukkan mengapa ia begitu spesial.