Alasan Cole Palmer Tidak Jadi Starter Saat Lawan West Ham. Laga West Ham United melawan Chelsea di London Stadium pada 23 Agustus 2025 menjadi sorotan besar, bukan hanya karena kemenangan telak 5-1 The Blues, tetapi juga karena absennya Cole Palmer dari susunan starter. Pemain yang dikenal sebagai “Cold Palmer” ini tiba-tiba dicoret dari daftar pemain utama sesaat sebelum kick-off, mengejutkan banyak penggemar. Padahal, Palmer telah menjadi tulang punggung Chelsea sejak musim lalu. Apa yang menyebabkan bintang asal Inggris ini tidak tampil sejak menit awal? Artikel ini akan mengulas profil Palmer, kehebatannya di Chelsea, dan alasan di balik keputusan mengejutkan tersebut. BERITA LAINNYA
Siapa Itu Cole Palmer
Cole Jermaine Palmer, lahir pada 6 Mei 2002 di Wythenshawe, Manchester, adalah gelandang serang berbakat yang kini menjadi andalan Chelsea. Memulai kariernya di akademi Manchester City sejak usia delapan tahun, Palmer menunjukkan potensi besar dengan membawa tim U-18 City menjuarai FA Youth Cup pada 2020. Ia naik ke tim senior City pada musim 2022/2023, berkontribusi dalam treble bersejarah mereka (Liga Inggris, Piala FA, dan Liga Champions). Namun, mencari menit bermain lebih banyak, Palmer pindah ke Chelsea pada September 2023 dengan transfer senilai £40 juta.
Di Chelsea, Palmer langsung menjadi bintang. Musim 2023/2024 menjadi musim breakout-nya, dengan torehan 25 gol dan 15 assist di semua kompetisi. Penampilannya yang konsisten membuat Chelsea memperpanjang kontraknya hingga 2033. Palmer juga meraih penghargaan Pemain Muda Terbaik Liga Inggris dan berperan besar dalam keberhasilan Chelsea menjuarai UEFA Conference League serta Piala Dunia Antarklub 2025, di mana ia bahkan menyabet Golden Ball.
Apa Yang Membuat Dia Begitu Spesial di Chelsea
Cole Palmer dijuluki “Cold Palmer” karena ketenangannya dalam situasi krusial. Bermain sebagai gelandang serang atau winger, ia punya kemampuan luar biasa dalam mencetak gol dan memberikan assist. Visi permainannya, akurasi umpannya, dan ketajaman di depan gawang membuatnya menjadi kreator utama Chelsea. Musim ini, meski sempat mengalami paceklik gol, Palmer tetap menjadi pusat permainan The Blues, dengan 16 gol dan 12 assist hingga pertengahan musim 2025/2026.
Selain statistik, Palmer juga spesial karena mentalitasnya. Ia mampu tampil tenang di bawah tekanan, seperti terlihat saat mencetak dua gol dan satu assist dalam final Piala Dunia Antarklub melawan PSG. Perannya sebagai “nomor 10” dalam skema 4-2-3-1 Enzo Maresca memberikan ruang bagi pemain seperti Joao Pedro dan Pedro Neto untuk bersinar. Palmer juga dikenal karena kerja kerasnya tanpa bola, sering membantu tim dalam pressing dan transisi. Kombinasi talenta, kerja keras, dan sikap rendah hati membuatnya jadi idola di Stamford Bridge.
Apa Alasan Dia Tidak Menjadi Pemain Starter Saat Lawan West Ham
Keputusan mengejutkan untuk mencoret Cole Palmer dari susunan starter Chelsea melawan West Ham ternyata berkaitan dengan kondisi fisiknya. Menurut pelatih Enzo Maresca, Palmer sudah tidak dalam kondisi 100% selama empat hingga lima hari sebelum laga. Ia tetap berusaha tampil dan bahkan mengikuti sesi pemanasan di London Stadium. Namun, saat pemanasan, Palmer merasakan ketidaknyamanan di area pangkal paha, yang sebelumnya juga mengganggunya saat melawan Crystal Palace di pekan sebelumnya. Untuk menghindari risiko cedera lebih serius, Maresca memilih menariknya dari starting XI dan menggantikannya dengan wonderkid Brasil, Estevao Willian.
Keputusan ini terbukti tepat, karena Chelsea tetap tampil dominan dengan kemenangan 5-1, berkat kontribusi Joao Pedro, Pedro Neto, Enzo Fernandez, Moises Caicedo, dan Trevoh Chalobah. Meski absen sebagai starter, Palmer sempat masuk sebagai pemain pengganti di menit-menit akhir untuk menjaga ritme permainannya. Maresca menegaskan bahwa ini adalah langkah pencegahan, dan tim medis Chelsea kini tengah memantau kondisi Palmer untuk memastikan ia siap tampil di laga-laga berikutnya.
Kesimpulan: Alasan Cole Palmer Tidak Jadi Starter Saat Lawan West Ham
Tidak bermainnya Cole Palmer sebagai salah satu starter saat melawan tim West Ham ini memang sangat mengejutkan, tetapi keputusan yang dibuat ini menunjukkan bahwa Chelsea sangat hati-hati dalam menjaga pemain dengan aset berharga mereka. Palmer, dengan talenta dan kontribusinya yang luar biasa, tetap menjadi jantungan permainan The Blues. Kondisi fisik yang belum optimal di area pangkal paha menjadi alasan utama ia dicoret dari starting XI, sebuah langkah bijak untuk mencegah cedera lebih parah. Kemenangan telak Chelsea tanpa Palmer juga membuktikan bahwa skuad asuhan Enzo Maresca punya kedalaman yang mumpuni. Namun, tak ada keraguan bahwa Palmer akan kembali menjadi pusat perhatian begitu ia pulih sepenuhnya. Bagi fans Chelsea, “Cold Palmer” tetap menjadi harapan untuk mengarungi musim 2025/2026 dengan penuh ambisi.