Daftar Pemain yang Kemungkinan Dicadangkan Arne Slot. Arne Slot, pelatih Liverpool, sedang berada di persimpangan sulit musim 2025/2026. Setelah meraih gelar Premier League musim lalu, timnya kini terseok di keterpurukan: empat kekalahan beruntun, termasuk 3-0 dari Nottingham Forest dan 4-1 di kandang melawan PSV Eindhoven di Liga Champions. Tekanan dari fans semakin membesar, dengan petisi online menyerukan pemecatannya mencapai ribuan tanda tangan. Di tengah krisis ini, spekulasi soal rotasi skuad kian kencang. Slot disebut terlalu bergantung pada pemain kunci yang mulai inkonsisten, sementara talenta baru dan pelapis tak kunjung mendapat kesempatan. Daftar pemain yang kemungkinan dicadangkan mulai bermunculan, berdasarkan performa buruk, cedera, dan dinamika tim. Laga berikutnya lawan West Ham jadi ujian krusial—apakah Slot berani ambil risiko untuk selamatkan kursi pelatihannya? INFO SLOT
Bek Tengah yang Rentan: Ibrahima Konate dan Milos Kerkez: Daftar Pemain yang Kemungkinan Dicadangkan Arne Slot
Bek tengah jadi titik lemah terbesar Liverpool musim ini. Ibrahima Konate, yang sempat jadi andalan, kini jadi sorotan negatif. Ia absen beberapa sesi latihan sebelum laga PSV karena masalah ringan, tapi Slot tetap paksakan mainkan meski Joe Gomez siap tempati posisi. Fans kecewa dengan kesalahan positioning Konate yang beri ruang gol mudah lawan. Di sisi kiri, Milos Kerkez—bek muda yang dibeli musim panas—juga dikritik habis. Ia sering kehilangan duel udara dan lambat dalam transisi, bikin lini belakang bocor. Spekulasi kuat Slot akan cadangkan duo ini lawan West Ham, ganti dengan Gomez yang meski punya isu lutut, punya pengalaman lebih solid. Rotasi ini krusial, mengingat Liverpool sudah kebobolan tujuh gol di dua laga kandang terakhir Anfield.
Penyerang Baru yang Gagal Beradaptasi: Alexander Isak: Daftar Pemain yang Kemungkinan Dicadangkan Arne Slot
Transfer musim panas 2025 tak berjalan mulus, terutama Alexander Isak dari Newcastle. Penyerang Swedia ini dibeli dengan harapan isi kekosongan lini depan, tapi performanya jauh dari ekspektasi. Isak dicadangkan di laga PSV setelah gagal cetak gol dalam tiga pertandingan beruntun, termasuk blank sheet lawan Forest. Kritik datang dari mantan kapten Steven Gerrard, yang bilang Isak butuh waktu adaptasi tapi sudah terlalu lama duduk manis. Slot disebut terlalu sabar, padahal Hugo Ekitike—penyerang Prancis lain—tunjukkan potensi saat starter awal musim, meski kini cedera punggung batasi peranannya. Jika Isak tetap inkonsisten, kemungkinan besar ia rotasi ke bangku cadangan, beri ruang Ekitike pulih atau bahkan Federico Chiesa yang selalu beri energi saat masuk dari pinggir.
Sayap dan Gelandang yang Butuh Istirahat: Mohamed Salah dan Ryan Gravenberch
Lini serang tak luput dari sorotan. Mohamed Salah, ikon Mesir yang usia 33 tahun, mulai tunjukkan tanda kelelahan. Ia cetak gol tipis lawan PSV tapi sering hilang dalam build-up, dengan penguasaan bola rendah di big match. Fans desak Slot cadangkan Salah untuk lawan West Ham, ganti dengan Chiesa yang selalu tampil lapar setiap kali dimainkan—seperti assist krusial di laga sebelumnya. Di gelandang, Ryan Gravenberch jadi korban rotasi. Pemain Belanda ini, mantan bintang Ajax, kesulitan adaptasi dengan tempo Premier League dan sering beri umpan gagal. Ia disebut inkonsisten bersama Alexis Mac Allister dan Curtis Jones, yang juga kena imbas. Slot mungkin pilih bench Gravenberch demi beri menit pada Wataru Endo atau Harvey Elliott, untuk segarkan dinamika tengah yang mandul musim ini.
Dampak Kepergian Trent dan Rotasi Lainnya
Kepergian Trent Alexander-Arnold ke Real Madrid gratis musim panas jadi bom waktu. Conor Bradley, penggantinya, absen panjang karena cedera, bikin Slot kesulitan di bek kanan. Andy Robertson juga dikritik karena lambat pulih dari cedera hamstring, sering dicadangkan demi Kerkez yang justru underperform. Selain itu, Virgil van Dijk—kapten pertahanan—mulai tunjukkan usia dengan kesalahan distribusi bola. Meski belum ada rencana bench, Slot disebut pertimbangkan istirahatkan Van Dijk di laga domestik. Cody Gakpo dan Jones juga masuk radar, karena performa fluktuatif mereka bikin tim kehilangan identitas pressing tinggi ala era sebelumnya. Rotasi massal ini bisa jadi kartu as Slot untuk balikkan tren, tapi risikonya tinggi di tengah jadwal padat Liga Champions dan liga.
Kesimpulan
Daftar pemain potensial dicadangkan Arne Slot—mulai Konate, Isak, Salah, hingga Gravenberch—jadi cerminan krisis Liverpool yang mendalam. Musim lalu juara liga, kini sembilan kekalahan dalam 12 laga bikin fans ragu. Slot harus berani ambil keputusan tegas lawan West Ham: rotasi untuk segarkan skuad atau pertahankan favorit dan risikokan lebih dalam. Tekanan dari pemilik klub masih dukung dia, tapi fans tak sabar. Ini momen di mana Slot buktikan dirinya tak sekadar penerus, tapi inovator. Jika sukses, Liverpool bisa bangkit; jika gagal, akhir musim bisa berujung perpisahan pahit. Sepak bola tetap tak terduga, dan Anfield butuh keajaiban sekarang juga.