Rekor Coach Guardiola Terhadap Man United. Rekor Guardiola melawan United menjadi sorotan menjelang Manchester derby pada 17 Januari 2026 di Old Trafford. Sebagai pelatih dengan masa jabatan terpanjang di Premier League saat ini, Guardiola telah menghadapi enam manajer berbeda dari United, mulai dari Jose Mourinho hingga Michael Carrick sebagai caretaker. Secara keseluruhan, ia mencatat sekitar 17 kemenangan dari 30 pertandingan melawan rival sekota ini di semua kompetisi, termasuk kemenangan telak di Premier League dan piala domestik. Dominasi ini membantu City meraih enam gelar liga selama periode tersebut, sementara United kesulitan mengejar ketertinggalan. INFO GAME
Rekor di Premier League dan Derby Awal: Rekor Coach Guardiola Terhadap Man United
Di Premier League, Guardiola memimpin City meraih sekitar 10 kemenangan dari 19 pertemuan melawan United, dengan beberapa hasil imbang dan kekalahan. Kemenangan pertamanya datang pada debut derby di Old Trafford dengan skor 2-1, meski ada kontroversi kiper. Meski sempat kesulitan di Etihad Stadium—hanya menang satu dari enam derby kandang pertama—City kemudian membalikkan keadaan dengan serangkaian kemenangan besar, termasuk 3-0 di musim 2025/2026. Rekor ini juga mencakup clean sheet dan gol tinggi, menunjukkan superioritas taktik Guardiola dalam mengontrol permainan melawan United yang sering kali bergantung pada counter-attack.
Kemenangan di Kompetisi Lain dan Momen Ikonik: Rekor Coach Guardiola Terhadap Man United
Selain liga, Guardiola sukses di piala domestik, termasuk mengalahkan United di semifinal EFL Cup pada 2020 dan 2021, serta final FA Cup 2023. Namun, ada momen pahit seperti kekalahan 2-1 di final FA Cup 2024, yang menjadi salah satu kekalahan mengejutkan dalam kariernya. Secara keseluruhan, City di bawah Guardiola telah mengumpulkan poin jauh lebih banyak daripada United di liga sejak 2016, dengan selisih gol dan kemenangan yang mencolok. Rekor ini juga meluas ke masa sebelum City, di mana Guardiola mengalahkan United dua kali di final Liga Champions bersama Barcelona pada 2009 dan 2011, menjadikannya musuh bebuyutan sejak dini.
Faktor yang Membuat Rekor Ini Istimewa
Keberhasilan Guardiola melawan United bukan hanya soal angka, tapi juga adaptasi taktik terhadap berbagai gaya manajer rival. Ia sering kali mengungguli lawan dalam penguasaan bola, pressing tinggi, dan eksploitasi ruang. Meski United sempat menang di beberapa momen, seperti back-to-back kekalahan City pada 2019/2020 atau kemenangan dramatis baru-baru ini, dominasi keseluruhan tetap di pihak Guardiola. Faktor kedalaman skuad, konsistensi, dan kemampuan bangkit setelah kekalahan membuat rekor ini sulit ditandingi, terutama saat City menghadapi krisis cedera namun tetap kompetitif.
Kesimpulan
Rekor Pep Guardiola melawan Manchester United menjadi bukti kehebatannya sebagai salah satu pelatih terbaik era ini, dengan dominasi yang membantu mengubah dinamika rivalitas Manchester. Dari kemenangan ikonik hingga kekalahan langka, catatan ini menunjukkan ketangguhan dan kecerdasan taktik yang membuat City sulit dikalahkan di derby. Menjelang pertandingan terbaru, rekor ini memberikan kepercayaan diri bagi Guardiola untuk melanjutkan tren positif, sementara United berharap bisa membalikkan keadaan di bawah kepemimpinan baru. Apa pun hasilnya, pertarungan ini akan terus menambah babak baru dalam sejarah rivalitas legendaris ini.